Giveaway Yang Diperbolehkan

Kami bertanya langsung kepada Syeikh Husein Muz’iel Alharbi Hafizhahullah. (salah seorang Mufti/pemberi Fatwa di Masjid Nabawi & Dosen fikih di Universitas Islam Madinah) .

Pertanyaan : Wahai Syeikh semoga Allah menjagamu, Bagaimana Jika ada diantara kita yang memiliki halaman atau akun di facebook dan instagram mengadakan giveaway, seperti : Dengan memfollow, menyukai dan membagikan salah satu postingan, maka nanti akan dipilih dari peserta giveaway,

kemudian diberikan hadiah yang menarik, baik berupa buku atau parfum dll, hadiah dan pengiriman hadiahnya murni ditanggung oleh orang yang mengadakan giveaway. Bagaimanakah hukumnya?

Jawaban: Hukumnya BOLEH.

Karena ini masuk dalam kategori Al Ju’alah. . Ibnu Qudamah Al-Hanbali mengatakan, “Ju’alah adalah semisal ucapan “Siapa yang menemukan lalu mengembalikan barangku atau hewan ternakku yang hilang atau membuat tembok ini maka untuknya upah sebesar sekian.” Siapa saja yang melakukan(menemukan) apa yang dikatakan di atas dia berhak mendapatkan upah yang dijanjikan. .

Contoh lain : barang siapa yang mencarikan dan menemukan dompetku yang hilang maka baginya upah sekitar sekian ratus ribu rupiah. . Maka yang seperti ini diperbolehkan. .

Kalau ada yang mengatakan : didalamnya ada ghoror . Jawab : ghoror itu ada di hal tukar-menukar harta Yang mana seseorang bisa dapat apa yang diinginkan dan bisa tidak dapat. .

Adapun konteks giveaway diatas adalah masuk dalam bab Al-Ju’alah Karena bukan tukar menukar harta. . Sebagaimana tidak semua orang yang ikut mencari dompet yang hilang tersebut mendapatkan hadiah, yang mendapatkan imbalan hanya yang menemukan. . begitupun di giveaway yang dilakukan, tidak semua yang ikut giveaway mendapatkan hadiahnya, yang mendapatkan hadiah hanya beberapa orang saja. . Kita pahami disini semua yang ikut Al Ju’alah dan giveaway sudah berusaha, hanya saja tidak semua mendapatkan apa yang diinginkan, maka tidak mengapa. .

Kalau ada yang mengatakan : berarti orang yang mengadakan giveaway mendapatkan faedah . Jawab : Sebagaimana orang dompetnya ditemukan dapat faedah, begitupun orang yang mengadakan giveawaypun juga dapat faedah.

Sebagaimana bab Al-ju’alah diperbolehkan begitu juga giveaway yang seperti gambaran diatas maka diperbolehkan. . *Diperhatikan kembali bahwasannya giveaway bukan berarti mutlak boleh, kalau didalam giveaway ada unsur terlarang ia maka terlarang. .

Wallahu A’lam @madinahsalam1 Selasa, Almadinah Almunawwarah 26 Dzul hijjah 1440 H 27 Agustus 2019 M

Sumber : Akun @Madinahsalam1

Tinggalkan Balasan