Akidah Umat Islam Tentang Nabi Isa
  1. Nabi Isa . Adalah salah seorang Nabi dan Rasul yang agung dan istimewa. Dia termasuk Ulul Azmi, selain Muhammad, Ibrahim, Nuh, dan Musa. Allah mengisahkan mereka dalam firmanNya, “Dan (ingatlah) ketika kami mengambil perjanjian dari Nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh.” (Al Ahzab: 7)
  2. Ibunda Nabi Isa u, Maryam adalah seorang wanita shalihah, jujur, taat beribadah kepada Tuhannya, menjaga diri, suci, dan masih perawan. Dengan kekuasaan Allah, dia mengandung Isa u tanpa seorang ayah. Allah menciptakan Nabi Isa u sebagai mukjizat seperti menciptakan Nabi Adam u yang tanpa bapak dan ibu. Allah swt. berfirman, “Sesungguhnya missal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah swt berfirman kepadanya, ‘jadilah’ (seorang manusia), maka jadilah dia.” (Ali ‘Imran: 59)
  3. Tidak ada Rasul lain di antara masa Nabi Isa u dan Nabi Muhammad r. Nabi Isa mengabarkan kepada umatnya tentang kedatangan Nabi Muhammad r setelahnya. Allah I berfirman, “Dan (ingatlah) ketika Isa putra maryam berkata, ‘Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang bernama Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala Rasul itu dating kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Mereka berkata, ‘Ini adalah sihir yang nyata.” (Ash Shaff: 6)
  4. Nabi Isa u tidak dibunuh dan tidak disalib, tetapi Allah mengangkatnya ke langit ketika orang Yahudi ingin membunuhnya. Allah menyelamatkan Nabi Isa u dengan memberikan orang samaran yang mirip dengannya dan dialah yang dibunuh dan disalib, tetapi mereka menyangkanya sebagai Nabi Isa u. Allah I. berfirman, “Dan karena ucapan mereka, ‘Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah’, padahal mereka tidak membunuhnya dak dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti perasangka belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkatnya Isa kepadanya], dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya, dan di Hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (An Nisa’: 157-158)

Sesungguhnya Allah  telah menyelamatkan dan mengangkatnya ke sisiNya di langit. Nabi Isa u akan diturunkan kembali ke bumi pada akhir zaman kelak dan akan menjalankan syariat Nabi Muhammad  Kemudian dia akan wafat di bumi dikuburkan di bumi lalu dibangkitkan di alam mahsyar seperti anak cucu Adam lainnya. Allah I berfirman: “Dari bumi (tanah) Itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu, dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain.” (Thaha: 55)

(Dikutip dari: Panduan Praktis Muslim, Fahd Salim Bahammam)

Tinggalkan Balasan